4 Februari 2010
Sumpah saya malesss buanget posting… huffff. Tapi ngeliat blog ini kosong kok gimana gitu yaaa…jadi saya posting deh, meskipun postingannya copas-copas saja, hehehe.
Lingerie is a term for fashionable and notionally alluring undergarment, kata wikipedia. Berasal dari bahasa Perancis, kata ini menjadi kata umum dalam bahasa Inggis. Lingerie memang diasosiasikan sebagai bukan sekedar underwear, bukan sekedar pakaian dalam, tetapi underwear yang istimewa, lebih berkesan erotis, seksi, atau fashionable.
Walaupun secara historisnya, kata lingerie merujuk ke pakaian dalam yang dikenakan perempuan dan laki-laki, namun saat ini lingerie lebih diasosiasikan sebagai pakaian dalam wanita. Gak ada kan yang mengatakan bahwa boxer cowok, bagaimanapun seksi dan mahalnya, sebagai lingerie ? wakakak..

Lingerie memang bukan pakaian dalam biasa. Pakaian dalam ‘biasa’ (bra dan cd) umumnya dikenakan dengan tujuan hanya untuk melindungi dan menutupi bagian pribadi. sebagai underwear, artinya dikenakan sebelum pakaian utama, umumnya diusahakan agar tidak terlihat dari luar.
Ada berbagai jenis lingerie, misalnya yang paling sering dipakai oleh perempuan yang sudah akil balig, adalah brassiere (bra) dan panty (celana dalam), camisole , thong-celana dalam yang sangat sexy, atau G-string panty-ini pun sangat seksi karena menonjolkan bentuk bokong, hanya saja sangat tidak nyaman dipakai. Ada juga baby doll, bustier, korset, bikini, dan garter belt (kesannya bitchy banget deh garter belt ini).
Brassiere
panties
Baby Doll
Garter Belt
Thong
G String
Tentunya anda tidak asing dengan merek-merek lingerie yang sudah mendunia, seperti Victoria’s Secret, Triumph, Wacoal, Vanity Fair, Calvin Klein. Selain merek di atas, merek-merek yang lumayan terkenal di Indonesia misalnya Sorella, Felancy, dan masih banyak lagi.
Belasan tahun yang lalu, waktu aku masih SMP.. mm..I’m in early thirties now.. aku merasa model pakaian dalam yang kujumpai di toko terasa biasa-biasa saja dibandingkan sekarang. Warna yang dominan waktu itu adalah warna pastel. Putih, pink, biru muda, coklat muda. Ada juga underwear hitam. Tapi modelnya masih sederhana.
Sekarang? Lingerie berbagai model, beraneka warna dan motif yang unik dan indah begitu mudah dijumpai. Mulai dari harga jutaan milik brand-brand top sampai belasan ribu rupiah yang buatan China. Tersebar dari rumah mode dan department store kondang sampai toko di pasar tradisional.
Terus terang, aku suka membeli lingerie beraneka warna dan model. Tentunya yang sesuai budget juga lah. Kebutuhan lain masih banyak. Aku bukan fanatik terhadap brand tertentu. Kalau model dan harga cocok ya dibeli. Kalau ngga ya dipandangi saja (ngarep mode-on).
aku membeli lingerie sebetulnya bukan semata untuk menyenangkan suami. Tapi yeah, mengenakan lingerie yang kusuka, membuatku merasa lebih cantik, lebih seksi, dan membuat moodku jadi lebih baik, termasuk bila sedang … hehehe…
Dulu, aku pernah membaca aturan menggunakan underwear seperti ini: bila mengenakan baju putih, kenakan underwear warna putih. bila menggunakan baju warna pastel, kenakan underwear dengan warna coklat atau pink. Tujuannya (mungkin) supaya ngga terlalu keliatan kali yah underwearnya, biarlebih sopan. Tapi sekarang rasanya sah-sah saja mengenakan underwear berwarna terang(gonjreng) dan bermotif dibawah blus putih. Membiarkan warna dan corak atau renda lingerie terlihat samar. Kesannya jadi seksi, berani, atau malah aneh dan bitchy? Hehehe…tergantung situasi kali ya.
Kalau menurut saya, selama masih kelihatan pantas dan ‘nggak norak’, kenapa nggak. Tentunya lihat occasion yang akan kita hadiri. resmi atau nggaknya. Misalnya: mengenakan kebaya brukat tentunya lebih pas mengenakan kamisol dengan warna yang sesuai dengan kebaya tersebut. Jangan sampai jadi celotehan orang lah.
Well, to me, lingerie is one of my mood booster. Lingerie meningkatkan kepercayaan diri saya dengan cara yang aneh. Membuat saya merasa lebih cantik (terutama di saat haid dan merasa ga enak dengan body sendiri, atau dulu waktu saya habis melahirkan dan merasa ndutttt). Bila akan menghadapi hari yang berat, saya mengenakan lingerie yang bagus untuk menambah pede di hari itu. and it works.. lucu juga.. Lingerie juga membuat saya lebih pede saat …..(ehm ehm).
So, what does a lingerie mean to you?









